KENDALIKAN HIDUPMU, TAKUTLAH AKAN TUHAN

Ayat Renungan:
“Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.”
— Amsal 1:7
Hidup kita setiap hari diperhadapkan dengan banyak pilihan. Kita bisa memilih mengikuti keinginan hati, emosi, perkataan orang lain, atau memilih untuk mengikuti kehendak Tuhan.
Mengendalikan hidup bukan berarti kita mampu mengatur segala sesuatu sesuai keinginan kita. Mengendalikan hidup berarti belajar menguasai hati, pikiran, perkataan, dan tindakan agar tetap berada dalam kehendak Tuhan.
Takut akan Tuhan bukan berarti kita hidup dalam ketakutan kepada-Nya. Takut akan Tuhan berarti menghormati, mengasihi, menaati, dan menyadari bahwa setiap kehidupan kita berada di hadapan-Nya.
Ketika kita takut akan Tuhan, kita akan berpikir sebelum berbicara, berhati-hati sebelum mengambil keputusan, dan belajar berkata “tidak” terhadap sesuatu yang tidak berkenan kepada Tuhan.
Mungkin tidak semua orang melihat apa yang kita lakukan, tetapi Tuhan melihat hati kita. Karena itu, jangan biarkan emosi mengendalikan hidup kita. Jangan biarkan keinginan sesaat menghancurkan masa depan yang Tuhan sedang siapkan.
Hari ini, mari kita belajar mengendalikan diri dan menyerahkan hidup sepenuhnya kepada Tuhan.
Bukan kehendakku yang terutama, tetapi kehendak Tuhan.
Doa
Tuhan Yesus, ajar kami untuk mengendalikan hati, pikiran, perkataan, dan setiap langkah kehidupan kami. Berikan kami hikmat untuk membedakan yang benar dan yang salah. Tolong kami untuk hidup dalam takut akan Tuhan, menghormati-Mu, menaati firman-Mu, dan mengambil keputusan yang berkenan kepada-Mu. Biarlah hidup kami menjadi kesaksian bagi kemuliaan nama-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.
Pesan hari ini:
“Kendalikan hidupmu dengan hikmat, tundukkan hatimu kepada Tuhan, dan berjalanlah dalam takut akan Dia.”